Kamis, 26 Juli 2018

Hanya berbagi hidup itu indah

Latar belakang kehidupan yang serba awut-awutan, akhirnya aku temukan suatu jalan yang membentang lurus dan luas dihadapanku, mampukah aku menulusuri jalan yang lurus, luas dan sangat jauh ini???




Dalam usiaku yang sudah hampir mencapai umur lima puluh tahunan ini, aku ingin berbagi sedikit tentang masa laluku yang sangat menyedihkan.

Ketika aku berusia tiga puluh tahunan, aku menderita sakit yang sangat menakutkan, yaitu adanya tumor pada usus dan buah kemaluanku. Pada awalnya aku tidak mengetahui kalau yang aku derita itu adalah sejenis tumor ataupun kanker, pada waktu itu sku sering merasa nyeri dan sakit pada paha sebelah kananku, lama-lama sakit dan nyeri itu semakin sering terasa dan akhirnya tepat pada tahun dua ribu lima yang lalu aku memeriksakan diri kedokter, dan betapa terkejutnya aku ketika itu karena menurut dr yang aku kunjungi tersebut, bahwa sakit yang aku derita tersebut adalah TUMOR Ganas yang sudah stadium 4, aku sedih dan juga kecewa, karena dr tersebut menuyuruh aku segera mengoperasi sakit yang aku derita itu. singkatnya setelah beberapa kali aku memeriksakan diri ke dr, baik dr ahli penyakit dalam, ahli bedah dan umum, maka mereka tetap pada kesimpulannya bahwa sakit yang saya derita itu adalah sama yaitu Tumor ganas..

Dengan perasaan sedih, kecewa dan berbagai macam perasaan yang ada akhirnya aku menyimpulkan untuk mengunjungi ahli pengobatan alternatif.
Dan ternyata memang benar apa yang diperkirakan dokter-dokter tersebut, menurut orang pintar yang saya kunjungi itu juga memberikan pendapat yang sama, hanya cara penyebutan saja yang berbeda.

Setelah beberpa hari saya berobat dengan orang pintar tersebut, dengan meminum ramuan atau obat yang diberikannya padaku dan dengan dibantu dengan urut atau pijatan maka Alhamdulillah atas Izin Allah Bengkak atau Tumor yang ada dalam perut atau usus tersebut pecah dan ini dibuktikan dengan pengeluaran yang pada esok harinya. Yaitu ketika aku buang hajat (buang air besar) yang keluar hanyalah kotoran yang berbentuk seperti beras namun lembek seperti nasi dan ini terjadi selama satu minggu.

Setelah mengalami pengeluaran selama satu minggu tersebut, akhirnya perasaan saya sudah kembali seperti sebelumnya alias sudah merasa sembuh, padahal orang pintar tersebut belum menyarankan untuk berhenti berobat karena masih ada sisanya. Namun karena alasan macam-macam akhirnya aku berhenti berobat dan kembali beraktivitas seperti sebelumnya.

Tidak terasa bulan berjalan tahunpun berlalu, tepatnya bulan agustus tahun dua ribu dua belas yang lalu, sakit yang seperti aku alami beberapa tahun yang lalu kembali mendera perasaanku dan kali ini semakin sakit dan sudah hampir disekujur tubuh. Akhirnya aku putuskan untuk berobat kepada sang ahli pengobatan alternatif yang lainnya, lebih kurang delapan bulan aku berobat dengan sang ahli ini, namun sang Penyembuh belum menghendaki kesembuhanku, maka aku sampailah pada kesimpulanku, bahwa tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali sang pembuat penyakit itu sendiri.

Maka dengan perasaan sedih dan haru pada suatu sore aku panggil anak-anak dan isteriku, dan aku bersumpah dihadapan Allah Azza wajalla dan dengan disaksikan anak dan isteriku bahwa "DEMI ALLAH MULAI SAAT INI, MULAI DETIK INI AKU TIDAK AKAN MENINGGALKAN SHALAT LIMA WAKTU LAGI". itulah sumpahku dihadapan Allah dan disaksikan anak dan isteriku.

Dan InsyaAllah sejak saat itu akupun tidak lagi pernah meninggalkan Shalat-shalat wajib.
Bermodalkan keyakinan yang penuh bahwa tiada yang dapat menyembuhkan penyakit selain dari pada Allah Azza wajalla, maka dengan bekal pengetahuan yang diberikan oleh seorang sahabat akhirnya akupun mulai mengonsumsi air rebusan "BENALU YANG HIDUP DIPOHON KELOR".
Dan Alhamdulillah setelah meminum air rebusan tersebut selama satu tahun, akhirnya sampai saat ini aku InsyaAllah sudah benar-benar sembuh seperti sebelumnya.

Demikianlah tulisan yang singkat ini semoga ada manfaatnya bagi kita semua, khususnya bagi yang membaca tulisanku ini. Ammiiin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar